Friday, June 5, 2015

Simbiosis

Wanita itu ada bersama kidung, bermain-main dengan takdir. Entah apa yang dirasa ketika bersama disuatu momen dengannya, yang jelas parfum aroma anggrek dari yang wanita itu gunakan yang paling kentara. Pembicaraannya seperti palet dua belas warna, entah manakala yang jelas namun menyenangkan. Diapun datang bersama biru yang menandakan sendu, mengobati bilur dan menarik ulur kusutnya hidup.

Matanya merangkai cerita, gesturnya layaknya senja. Dia wanita paling sendu, begitupun aku. Aku yang tersesat diantara jalur dan menemukan wanita itu. Wanita yang sedang mengejar sesuatu, sambil mengulurkan tangan kepada objek yang dikejar sambil berlari keasingan. Latarnya seperti konstelasi bintang, walau aku paling benci dengan apa yang dikejarnya.

Tertulis di lirik sebuah ode "Jatuh cinta itu biasa saja" Tapi aku menyangkal ;
Jatuh cinta itu luar biasa
Patut diakui, aku jatuh cinta setiap ada hadirnya.
Setiap harinya.
Aku ingin semata hidupku dihabiskan olehmu.

< > Home

eyes on me

Powered by Blogger.

Search

☐ talk about you ☑ blog about you

Follow Me

Followers

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.