Sunday, August 24, 2014

Sampai semua tulang terbakar di perapian musim dingin disana
Lapuk
Rapuh
Remuk
Tak berujung
Gesturmu bungkam
Sampai dimana kapan?
Akal sehatku kan terus terdiam sama seperti tulang belulang bubuk itu
Sampai aku mati iseng sendiri sambil menertawakan sakit
Akan ku tunggu kamu di rangkaian senja itu
Di rangkaian senja oranye merah itu
Aku menunggu disitu

< > Home

eyes on me

Powered by Blogger.

Search

☐ talk about you ☑ blog about you

Follow Me

Followers

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.