Saturday, December 7, 2013

Lemniscate.

Waktu itu aku masih belum mengenalmu. Kita masih sebatas teman yang nomor absennya atas bawah karena kita sama-sama berinisial A. Kita selalu bersebelahan ketika ulangan dikarenakan kita masing-masing memiliki nomor absen yang dimana aku ganjil, dan kau genapnya. Waktu itu kamu hanya seorang bocah-tengil yang selalu memaksa melihat lembar jawaban ulangan Bahasa Inggrisku. Dulu aku suka melihat gerak-gerikmu. Terlebih lagi ketika kamu bermain bola dilapangan badminton depan kelas. Walau sejujurnya aku paling bosan melihat laki-laki yang bermain bola, terlebih lagi yang bermain bola dilapangan yang seharusnya digunakan untuk badminton. Keringat dan peluh yang menetes dari sela-sela rambut yang jatuh kebawah alis, dan berbelok ke arah sisi-sisi wajahmu. Jenjang kaki atletismu, kurus tapi terdapat gundukan otot bekas berlari di satu per dua atas betismu. Semuanya aneh, keempat mataku selalu menuju kearahmu. Kamu memang menarik untuk diperhatikan walau kamu bukanlah pusat perhatian.
 

 Dan sekarang kamu tetaplah kamu. Yang berbeda hanya fisikmu lah yang bertambah dewasa. Dan sekarang kamu adalah kamu yang yang menemaniku melewati tanggal 8 di setiap bulan. Kamu yang masih padaku, dan aku yang masih padamu. 

Intinya, selamat tanggal 8 yang kalau di horizontal-kan menjadi simbol rumus \infty yang artinya 'jumlah yang tidak akan berakhir'. Intinya selamat 'Jumlah yang tidak akan berakhir' yang ke 'Jumlah yang tidak akan berakhir' ya.

Untitled 
  

\infty \infty \infty

< > Home

eyes on me

Powered by Blogger.

Search

☐ talk about you ☑ blog about you

Follow Me

Followers

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.