Saturday, October 27, 2012

Tirai Hujan.

Kukira hanya lamunan fatamorgana dari hujan, ternyata memang kamu. Kusipitkan mata sedikit, kulepas kacamataku. Hebat, ternyata hanya kamu  yang terlihat 
sangat jelas walupun aku tidak menggunakan kacamata. Ah, kau bersahaja seperti biasa  hanya saja ponimu basah terpeluk oleh ribuan tetes hujan. Berada dibawah langit yang sama denganmu, dan kita beradius dua meter. Ya, sangat menyenangkan kita ditetesi satu awan yang sama. Ketika kau tersenyum, lebat berganti gerimis. Ajaib, skenario Tuhan begitu ajaib. Entah kenapa juga, saat itu gerungan petir begitu indah bagaikan Mozart menekan tuts pianonya dengan cara yang bertubi-tubi. Aaaaah, saat itu juga aku sangat manja ingin dilirik olehmu. Yaampun demi apapun, tirai hujan mempertemukan kita.

< > Home

eyes on me

Powered by Blogger.

Search

☐ talk about you ☑ blog about you

Follow Me

Followers

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.