Tuesday, November 4, 2014

Pria Bunga Mawar di Depan Pintu

Hai iya, mungkin kamu sedang membaca ya, mungkin kamu juga menyadari bahwa paragraf ini ditunjukkan untuk siapa.
Hai, iya kamu si pengirim bunga mawar yang aku tidak ketahui bagaimana rupamu.
Aku menyadari keadaanmu yang semu, kok.
Jadi gak usah takut.
Sebenarnya aku benci terhadap bunga loh, entah kenapa.
Mereka cantik kok, siapa yang gak suka kan?
Kuning.
Bulan lalu warnanya biru.
Sekarang, merah muda menyala.
Sebenarnya aku hanya tidak suka uangmu digunakan begitu saja untuk bunga yang beberapa hari kemudian layu.
Aku disini gak gigit kok, selesai dong main petak umpetnya.

Disini, aku penasaran loh.

< > Home

eyes on me

Powered by Blogger.

Search

☐ talk about you ☑ blog about you

Follow Me

Followers

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.